Antaradaily.com, India: Seorang dukun bernama Aslam Baba yang tinggal di distrik Ratlam, Madhya Pradesh, India, yang mengklaim kebal terhadap virus Covid-19 dan bisa menyembuhkan pasien positif Coronavirus, khususnya wanita dengan metode cium tangan, akhirnya tumbang karena virus maut itu pada 4 Juni 2020 lalu.

“Dukun tersebut menjalani tes PCR tak lama setelah mengalami gejala sakit parah dan beberapa hari kemudian meninggal ketika hasil tes memastikan dia tertular Covid-19. Dari pelacakan kontak yang dilakukan aparat, kami memastikan tujuh anggota keluarga Baba tersebut, serta 13 muridnya, semuanya positif tertular. Kami berusaha memantau potensi penularan di luar klaster tersebut,” kata Ruchika Chauhan, Kepala Distrik Ratlam, sebagaimana dinukil dari thelogicalindian.com, Rabu (17/6/2020).

Baba Ratlam, terkenal “sakti” karena selama bertahun-tahun dianggap warga setempat biasa menyembuhkan penyakit pasien yang datang dengan metode mencium tangan mereka. Dia pun mengelola padepokan berisi murid-murid yang ingin belajar agama sekaligus ilmu kanuragan.

Sementara itu otoritas medis setempat, Dr Pramod Prajapati, mengatakan bahwa 24 orang yang melakukan kontak fisik dan aktivitas klenik dengan dukun yang dipanggil Baba Ratlam itu dikonfirmasi positif terinfeksi Covid-19. Total pasien positif Covid-19 di distrik itu bertambah menjadi 46 orang, dengan empat orang meninggal.

Kawasan Ratlam akhirnya dinyatakan sebagai klaster penyebaran baru Covid-19 di India, dengan total 85 kasus positif penularan. Di seluruh negara bagian tersebut, jumlah kasus positif mencapai 100 ribu pasien

Pemerintah pusat India sudah meminta warga agar tidak mempercayai klaim-klaim bombastis pengobatan alternatif Covid-19. Namun masih banyak orang yang tidak mempedulikan imbauan itu, lantaran klaim macam ini biasanya datang dari pemuka agama. Baba Ratlam termasuk pemuka agama berpengaruh di kawasan tempat tinggalnya.

Menurut Ruchika Chauhan, pemerintah daerah kini aktif memantau padepokan-padepokan lain, yang ditengarai juga mempraktikkan pengobatan alternatif. Menurutnya, masyarakat menengah ke bawah rentan termakan klaim dukun dan membahayakan diri.

“Sejauh ini kami memerintahkan karantina kepada 20-an baba di distrik ini,” ujarnya.

Hingga berita ini dilansir, India mencatatkan 298.482 kasus positif Covid-19, dengan 8.512 kematian. Dengan data tersebut, tingkat kematian pasien corona di Negeri Bollywood itu menempati rangking tertinggi keempat sedunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here